Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘Blogging’ Category

Update Juni 2014: Sebagian posting telah diset privat.

 

Saya pertama kali menulis blog sekitar bulan Mei 2006, pertama-tama di livejournal, kemudian pindah ke blog WordPress yang sekarang. Waktu itu saya masih kuliah tingkat dua, dan kalau boleh dibilang, menulisnya benar-benar santai: pakai kata ganti gw-lo, banyak membahas keseharian, dan isinya cenderung personal. Hampir tidak ada tulisan panjang-lebar yang serius. Bolehlah dianggap bahwa itu masa-masanya saya masih kroco di dunia blog. Tapi soal itu sebaiknya tak dibahas di sini. :mrgreen:

Nah, yang hendak dibicarakan di sini terkait dengan masa-masa awal ketika baru pindah ke WordPress. Saya mulai menulis di sini sekitar bulan Desember, jadi, kurang lebih sekitar 6 bulan sejak awal ngeblog. Kalau dihitung-hitung: persis sudah empat tahun saya menulis di alamat ini.

Dulu di tahun 2006-07, banyak blogger hebat yang menulis di WordPress, di antaranya Bang Aip, Mas Fertob, Mas Joe, dan Kang Tajib. Sekarang hampir semua punya hosting pribadi. Lalu ada blog Wadehel yang — waktu pertama kali baca — sempat bikin kaget dan rada trauma. Walaupun begitu belakangan saya mulai bisa memahami maksud di balik tulisannya, so that’s fine. πŸ˜›

Lalu saya juga ketemu banyak teman yang luar biasa. Dari yang (waktu itu) masih SMA sampai yang sudah bapak/ibu dan berkeluarga, semuanya menarik dan enak diajak ngobrol. Ada begitu banyak nama sampai-sampai tak bisa disebut satu-persatu. Mulai dari generasinya kgeddoe dan mas Gun; generasi saya sebangsa mbak Hiruta dan Chika; lalu yang lebih muda generasinya xaliber; generasinya mas AmedFaridMansup… sampai yang sudah paruh baya seperti bu Evy dan Kang Tajib di atas. Banyak di antaranya yang sudah berhenti ngeblog atau pindah website. Bagaimanapun itu hal yang wajar. Empat tahun itu waktu yang lama.

Menariknya adalah, selama empat tahun itu, saya bisa dibilang tak pernah ganti-ganti identitas. Sejak dulu ya, kalau orang melihat saya di blogosphere, pasti namanya sora9n. Sejak dulu mayoritas isi blog saya bertema J-stuffs, opini serius, atau ngobrol tentang sains. Dan sejauh saya ingat, blog ini hampir tak pernah ganti tampilan — ganti theme cuma sekali; ganti header dan tampilan sidebar pun demikian. Ibaratnya: kalau Anda pernah berkunjung ke sini dua tahun lalu, lalu baru main ke sini lagi, dijamin panglingnya cuma sedikit. :mrgreen:

Akan tetapi sebagaimana halnya benda di dunia ini, tidak ada yang abadi. Hal-hal di sekitar saya berubah; garis besar pemikiran saya juga berubah. Sementara apa yang ada di blog ini sudah mengkristal pencitraannya: bahwa saya begini-dan-begitu, bahwa blog ini *diasumsikan* isinya begini-dan begitu. Jadi saya berpikir begini. Barangkali sudah waktunya saya mencoba mengakomodasi perubahan itu.

Saya, misalnya, semenjak tahun 2009 sudah tak rajin mengikuti barang-barang Jepang. Saya tidak tahu anime atau dorama terbaru, juga tidak tahu kabar J-music terbaru (walaupun saya masih menulis seri nihongo di blog ini; tapi itu sekadar melanjutkan yang sudah ada saja). Haluan filosofis saya juga berubah: dari yang tadinya religius-liberal (c. 2006) menjadi teis agnostik (c. 2007) hingga sekarang agnostik tanpa embel-embel (sekitar akhir 2007? lupa πŸ˜› ). Semua perubahan itu tercermin di berbagai rangkaian posting di blog ini. Dari masa ke masa garis besar haluan ngeblog saya terus berubah dan, di saat ini, saya telah berjalan begitu jauh — sedemikian hingga ada perbedaan yang visible antara diri saya dulu dan sekarang.

Masalahnya adalah bahwa blog ini menimbulkan ekspektasi pada pembacanya. Kalau orang dengar istilah “blog sora-kun” barangkali yang terlintas adalah: “blog yang suka ngomong jejepangan, teori evolusi, atau coretan keseharian“. Sementara ada banyak hal yang ingin saya eksplorasi di luar itu yang belum tentu cocok dengan audiens.

Jadi saya menetapkan bahwa Garis Besar Haluan Ngeblog (GBHN) saya telah berubah. Saya ingin membicarakan hal lain; saya ingin mengomunikasikan hal-hal berbeda dengan segmen pembaca yang (boleh jadi) juga berbeda. Oleh karena itu, saya memutuskan untuk berhenti ngeblog di sini dan melanjutkan di blog yang baru.

 

ZENOSPHERE

Link dan banner dari blog tersebut

 

Yup, that’s about it. Jadi, setelah empat tahun ngeblog di alamat ini, saya akhirnya memutuskan untuk pindah rumah. Masih di bawah pengawasan bapak kos Oom Matt di WordPress, cuma beda nomor kamarnya sahaja. Silahken dikunjungi atau di-subscribe kalau berkenan. πŸ˜› biarpun isinya sejauh ini baru dua posting

 
Jadi, ada apa di blog baru ini?
 

Rencananya di blog tersebut saya akan lebih banyak merilis tulisan bertema serius; kira-kira seperti terkandung di kategori deeper thoughts. Berhubung pendidikan saya teknik maka temanya akan berkisar antara sains dan engineering — walaupun bukan tak mungkin bakal ada tulisan nyerempet ilmu sosial. Bagaimanapun memang dua bidang itu sering bertabrakan. πŸ˜› (see also: teori evolusi, antropologi)

Rencananya saya juga ingin mencoba gaya menulis baru di sana. Alih-alih membuat tulisan panjang-lebar tapi jarang update seperti di blog ini, saya akan lebih fokus pada posting pendek-tapi-rutin. Sebisa mungkin tidak lebih dari 1000 kata; jikapun lebih, sungguh mati tiada maksud. Mudah-mudahan masih bisa ditoleransi kalau kepanjangan. πŸ˜› Harapannya sih bisa rajin update sambil tetap menjaga mutu.

 
Wrapping it up…
 

Akhirnya saya mengucapkan terima kasih pada pembaca yang sudah menyambangi blog ini selama empat tahun terakhir. Mulai dari yang rajin berkunjung dan berkomentar; yang sekadar membaca tanpa komentar; yang sampai ke blog ini lewat link; sampai yang tersasar ke sini gara-gara google. Semua hits itu telah membantu menyemangati saya selama mengisi tulisan di blog ini.

Sebagai informasi, rata-rata harian kunjungan blog ini sejak tahun 2007 adalah 183, 328, 412, dan 335. Semuanya disumbang oleh kehadiran, diskusi, dan link balik para pembaca.

Oleh karena itu, menutup perjalanan panjang di blog ini: terima kasih banyak untuk semua perhatiannya. Terima kasih banyak, sebanyak kunjungan Anda semua ke blog ini. m_(u_u)_m *plak*

Komentar akan tetap dibuka sampai Tahun Baru 2011, setelah itu akan ditutup untuk seterusnya. Silakan meninggalkan pendapat, kesan-pesan, atau sebagainya — sejauh tidak melanggar rambu-rambu berkomentar, respon anda akan diterima dengan baik.

Akhir kata, terima kasih banyak, dan sampai jumpa. Adios!

 

— SHQM

 

Addendum:
Saya merasa agak terbebani karena — sejauh saya ingat — ada tulisan yang bersifat hutang dan tak pernah dilunasi sampai blog ini tutup. Yang pertama kelanjutan seri nihongo; ada banyak sekali materi yang tak sempat saya tulis. Yang kedua bagian penutup seri mekanika kuantum: semestinya sudah ditamatkan pada awal tahun 2009, akan tetapi sampai sekarang ternyata terbengkalai. Untuk ini saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. ^:)^

Saya menulis dua bidang tersebut semata dengan semangat Free Culture — saya percaya bahwa ilmu pengetahuan selayaknya disebarkan seluas mungkin tanpa diambil untung. Akan tetapi untuk menulisnya butuh waktu dan energi yang lumayan, dan itu adalah hal yang jarang saya miliki dalam dua tahun terakhir.

Iklan

Read Full Post »

Akhirnya balik juga dari hiatus. Yaay.

 

onion

 

Ya, saya tahu, saya melewatkan banyak kejadian penting selama dua bulan terakhir. Sebenarnya semua itu bisa jadi topik yang menarik untuk diblog. Tapi, apa daya — saya sedang tak hendak online (walaupun tanpa direncanakan sebelumnya). Jadi, karena dibuang sayang, biarlah saya rangkum semua itu dalam bentuk kalimat pendek saja.

Dan inilah topik-topik post yang — boleh jadi — akan mewarnai blog ini, seandainya saya tak hiatus…

 
Football
 

Josep Guardiola = Master of Pep Talk (no, really).

Champions League 2009 chant: “SORRY DORRY MAN UNITED. SORRY DORRY MAN UNITED…”

Brasil > Amerika > Italia > Mesir

Miracle on Grass. Do you believe in Miracle? YES!

Real Madrid buang-buang duit di tempat yang salah.

 
Asinine
 

Persyaratan jadi bintang sinetron: (1) berpenampilan menarik, (2) pernah disiksa suami. (I’m looking at you, Manohara)

Demi Garuda di dada, aku menolak stempel 100% Mesir asli!

“Situ pro-rakyat? Kalau iya, lanjutkan. Lebih cepat lebih baik.”

Dan semua orang mendadak bicara UU ITE… (methinks it was meme of yesteryear)

 
Politics and Whatnot
 

Good night, my sista. Marg Bar Dictator!

Fars Fark News > CNN

“Tapi itu tiang pancangnya dipasang di masa jabatan saya!” ~ kata Bu Mega tentang Jembatan Suramadu.

Media massa: Apa itu Neoliberal? Neoliberal adalah… *wharrrrgarbbll*

Nenek moyangku punya Ambalat / Gemar mengarung luas samudra / Menerjang ombak, tiada takut / Menantang badai, sudah biasa~

 
Somewhat Obvious
 

Banyak jendela yang terbuka sepanjang malam di gedung SMA 3 Bandung. (it is said that a ‘Noni Belande’ may appear behind one)

Jalan Ganesa sampai Taman Lalu Lintas (Bandung) bisa ditempuh dengan dua jam jalan kaki, bolak-balik.

Adik saya ternyata nggak ngefans sama CrisRon. (“Pake shortpants gitu? Ihh, enggak banget!”)

Cake Blueberries-nya Amanda Brownies itu enak.

Biasa: tante saya menginap dua minggu di Puncak. Aneh: terdengar suara kursi berderit-derit sepanjang malam. WTF: seorang temannya mendadak terkunci di WC kusam selama 30 menit; pintu terbuka setelah ia memanjatkan doa. [Scary]

 
Personal Interests, Technical Stuffs
 

Apa itu String Theory? String Theory adalah…

Being multirace is (was?) one delicate matter. (Kathleen Tamagawa, Sunny Yamagata)

Banyak orang salah paham tentang Nietzsche. (I’m looking at you, Nietzsche Wannabes and Straw Atheists)

Camus dan Sartre itu serupa tapi tak sama. Ibarat segitiga siku-siku dan samakaki. (*wharrrrgarbl* =_=! )

Hei, ternyata baca textbook psikologi itu asyik. =3

Laughing at Nothing: Humor as a Response to Nihilism, oleh John Marmysz. Buku bagus yang mengupas tentang nihilisme dan (sedikit) eksistensialisme. Rencananya mau saya review tempo hari, tapi, yah sudahlah. Mungkin lain waktu.

*baca ulang daftar*

*kecewa*

Sial, padahal banyak yang bisa jadi postingan bagus. Kelewat dua bulan aja, udah pada basi. (x_x)

*ngomel-ngomel gak jelas*

Tapi ada sisi baiknya. Setidaknya, niat saya untuk mengucapkan SORRY DORRY MAN UNITED di blog ini tercapai…

Read Full Post »

Tadi sore, ketika saya sedang menanggapi diskusi di sebuah post yang lagi panas, mas gentole melontarkan ide cemerlang:

Itu katarsis buat dia. Bisa meledak di jalan kalau dikeluarin. Ada ide bikin layanan β€œanger management” untuk para bloger? Anybody?

Saya pikir, ini ide yang brilian! 😯 Jadi, langsung saja saya inkorporasikan ide beliau dalam bentuk tulisan berikut. Silakan dibaca (dan diberi masukan/koreksi jika berkenan). πŸ˜€

Seperti apa?

Read Full Post »

Beberapa di antara pembaca mungkin bertanya, ke mana perginya saya selama dua-tiga minggu terakhir, hingga tak sempat meng-update blog ini, blogwalking, atau menanggapi komentar yang masuk. Saya tak hendak membicarakan penyebab tersebut panjang-lebar di sini. Tetapi, cukuplah jika saya katakan bahwa terdapat beberapa hal — di dunia nyata — yang cukup menyita perhatian untuk diselesaikan.

Well, to tell the truth, it’s personal. Not going to relate it here—so sorry for that. πŸ˜‰

Jadi, untuk pembaca yang menunggu update blog ini selama tiga minggu terakhir (kalau ada), post ini sekaligus berperan sebagai pengumuman. Saya tak yakin kapan akan mulai posting lagi — ada beberapa ide yang sudah jadi draft — tetapi, kapan dirilisnya, akan sangat bergantung pada situasi saya ke depannya.

Saya juga ingin mengingatkan pada pembaca bahwa blog ini bersifat pribadi: di mana saya menulis dengan santai, tanpa kendala, dan tanpa tenggang alias deadline. Beberapa di antara Anda mungkin menunggu kelanjutan post bahasa Jepang, seri QM, atau post baru apapun di blog ini. Bukannya saya tak mau menulis atau memenuhi keinginan Anda. Fact is, saya tidak selalu bisa menulis (dan merilis post) kapanpun saya mau.

Ada kalanya dalam hidup saya merasa butuh istirahat. Dan kalau itu terjadi… saya cuma bisa berharap Anda memaafkan saya atas keterlambatan tersebut. Sebagaimana halnya tempo hari. Mohon maaf yang sebesar-besarnya. :mrgreen:

***

Anyway, saya tak bisa janji kapan akan mulai menulis lagi di sini. Mengikut kata ahli meteorologi di tipi-tipi™, gempa besar biasanya diikuti oleh gempa susulan yang kecil-kecil. Jadi mari kita lihat apa yang akan terjadi ke depannya… kalau semuanya beres, maka tulisan baru akan muncul dalam beberapa hari ke depan.

Tentunya dengan asumsi saya tidak tewas tertimpa bangunan. Tapi, hei, ini kan cuma analogi. πŸ˜›

’til next time, and thanks for reading.

 

 
——

Ps:

Ada beberapa komentar yang masuk ke blog ini selama masa rehat saya tempo hari. FYI, saya tak akan membalas semuanya; hanya beberapa yang saya anggap penting yang akan saya tanggapi.

 
PPs:

Rupanya WordPress sekarang menyediakan fasilitas nested reply. Saya lebih suka sistem komentar a la message board yang dulu, BTW. 😐

*sambil mematikan fitur ybs*

Read Full Post »

Sekadar pengumuman… tak perlu dikomentari. Sekaligus juga berperan sebagai update log untuk saya. πŸ˜›

Seminggu terakhir ini, saya mengerjakan update untuk tulisan “Beberapa FAQ tentang Evolusi“. Sebanyak delapan pertanyaan baru (beserta tanggapannya) sudah saya post-kan di tulisan ybs.

Saya juga menambahkan kelompok baru di FAQ tersebut, yakni seksi III – Kesalahan Argumen terkait Adaptasi, Mutasi, dan Spesiasi. Sehingga FAQ tersebut kini memiliki pembagian sbb.:

I. Tentang Definisi dan Konsep “Teori”
(3 pertanyaan)

II. Kesalahan Argumen terkait Ancestry
(4 pertanyaan)

III. Kesalahan Argumen terkait Adaptasi, Mutasi, dan Spesiasi
(6 pertanyaan)

IV. Kesalahan Argumen terkait Aspek Filosofis dan Sosial dari Evolusi
(5 pertanyaan)

V. Famous Last Words
(1 pertanyaan)

 

Total: 19 pertanyaan

Topik baru yang ditambahkan:

  • Tentang minimnya fosil peralihan
  • Tentang salah kaprah Teori Lamarck sebagai Teori Darwin
  • Tentang mekanisme evolusi pasca-Darwin
  • Tentang mutasi yang (katanya) tidak pernah menguntungkan
  • Tentang keberlangsungan makroevolusi
  • Tentang pembentukan keragaman secara acak
  • Tentang tidak adanya hewan campuran/setengah spesies A dan B
  • Tentang Manusia Piltdown dan Nebraska
  • Tentunya halaman tersebut masih akan di-update. :mrgreen:

    Saya juga membuka diri pada koreksi dan masukan apabila ada di antara pembaca yang berkompeten. Umpan balik bisa disampaikan lewat komentar di halaman FAQ yang bersangkutan.

    Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

    onion-rei

    Read Full Post »

    Okay, You Win.

    Mas Fertob berkata,

    Dan mohon diperbanyak tulisan tentang Mekanika Kuantum. Maklum, basic saya bukan Fisika. Dulu waktu UMPTN pernah diterima di Teknik Kimia ITB tapi nggak saya ambil, dan malah lari ke Psikologi. πŸ˜†

    Saat itu saya menjawab:

    Lima dulu lah. Mungkin kapan2 saya nulis soal fisika lagi, tapi nanti dulu. Ini aja udah mabok. XD

    Tapi. Meskipun begitu.

    Tiga hari yang lalu, ketika sedang mengerjakan tulisan bagian #4, saya menemukan bahwa word count saya sudah mencapai:

     

    3286

     

    …ketika sedang menulis seksi

     

    #4.2

     

    …dengan rencana subbab terakhir bernomor

     

    #4.6

     

    *OMGWTFBBQLOLRUSRSLYDOINTHAT* xD

     

    Maka, saat itu juga saya putuskan: bahwa saya akan memperbanyak jumlah tulisan tentang QM sebagaimana di-request oleh beliau. :mrgreen:

    Yah, begitulah adanya. Saya yakin tidak ada di antara pembaca yang mau membaca tulisan di blog dengan word-count mencapai 8000, dan saya yakin beberapa diantara pembaca juga sudah merasa bahwa tulisan bagian #3 agak terlalu panjang. πŸ˜† Oleh karena itu, saya memutuskan untuk membagi tulisan QM bab #4 menjadi beberapa post terpisah.

    Bagian 4.1. — QM dan Filsafat Determinisme

    Sudah saya rilis tepat sebelum postingan ini. Silakan dinikmati. πŸ˜‰

    Bagian 4.2. — Memandang Kenyataan: Filsafat Para Ilmuwan

    Juga sudah saya rilis sebelum postingan ini. Lagi-lagi, silakan dinikmati. πŸ˜€

    Sedangkan sisanya, dengan berat hati terpaksa menunggu di harddisk laptop saya. Adapun outline dari keseluruhan bab #4 sudah saya upload dalam bentuk [file .doc] — bisa Anda baca jika berminat.

    (tadinya mau saya upload pakai txt, tapi ternyata nggak boleh. ya sudahlah akhirnya pakai .doc =_=! )

    ***

    Dengan demikian, struktur baru rangkaian tulisan QM adalah seperti berikut ini.

      1 – Quantum Philosophy: The Menacing Concepts

      2 – Paradoks dan Keruntuhan Superposisi

      3 – Beberapa Interpretasi Mainstream

      4 – Singgungan dengan Dunia Filsafat

      — a) QM dan Filsafat Determinisme

      — b) Memandang Kenyataan: Filsafat Para Ilmuwan

      — c) Adakah Kehendak Bebas?

      — d) Teater Kuantum: Pengamat, Pemain, dan Sudut Pandang

      5 – Kesimpulan Akhir dan Rangkuman

    Bisa Anda lihat bahwa seri tulisan QM sekarang diproyeksikan berjumlah delapan (empat bagian + empat subbagian dari tulisan #4). Jadi, untuk Anda yang mengharapkan tulisan QM diperbanyak… well, you accidentally get what you want. Cheers. ^^b

     

     

    ——

    Ps:

    Off the record set. Tahukah Anda? Ternyata dua post yang dirilis sebelumnya memiliki word count sebanyak: 2841 dan 6309 (yang terakhir ini kalau semua halamannya dijumlahkan). Now it gets frightening… ^^;;

    Apa enaknya saya ikut NaNoWriMo aja, ya? πŸ˜›

    Read Full Post »

    Doh…

    Ternyata sudah sebelas hari sejak tulisan paling akhir dirilis di blog ini. Adapun post yang harusnya dirilis hari ini baru seperempat jadi… meskipun begitu, bukan itu yang hendak kita bahas kali ini.

    Jadi, ceritanya, dalam seminggu terakhir energi saya terkuras untuk macam-macam hal.

    Hei, jangan meremehkan. 😐 Walaupun saya ini cuma mahasiswa biasa berumur dua dasawarsa yang pacar pun tak punya, saya tidak sekurangkerjaan itu hingga cuma bisa menulis di blog saja. Saya yakin Anda paham bahwa saya orang yang berjiwa produktif. 😐

    *dilempar sandal*

    *plaakkk* x(

    Ahem. (u_u)

    Kembali ke topik. Sebagaimana disinggung sebelumnya, ada beberapa kesibukan yang mewarnai hari-hari saya belakangan ini hingga membuat blog yang Anda baca ini terbengkalai, bahkan postingan QM pun terlupakan. Adapun beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

    1. Kuliah, PR, dan UTS
    2. Apa itu? Ah, sori. Anggap saja nomor #1 di atas tidak ada. πŸ˜›

       

    3. Diskusi yang melelahkan di internet soal medan elektromagnet
    4. Actually, I don’t want to talk about it.

       

    5. Kena flu
    6. Mungkin kedengarannya sepele, tapi begitulah adanya. Sejak kembali dari liburan saya terus-menerus diserang pilek. Bahkan tadi malam saya mendapat bonus berupa batuk berkepanjangan. Mungkin karena di Bandung sedang musim hujan. 😐

       

    7. Nonton anime 25 episode
    8. I.e. Code Geass season 2. Mungkin kapan-kapan saya tulis reviewnya.

       

    9. Baca Tetralogi Buru
    10. Baru selesai 3-4 hari yang lalu. Buku #2 selesai dibaca waktu libur; buku #1, #3, #4 dibaca setelah masuk kuliah. Bacaan yang sarat dan berisi, IMHO. ^^

       

    11. Melanjutkan tulisan QM bagian #4
    12. Yang ini baru seperempat jadi. Tahukah Anda, bahwa para fisikawan kuantum sebenarnya memiliki background filsafatnya sendiri-sendiri?
       
      Heisenberg mengusung idealisme, Bohr seorang positivis, dan Einstein mengedepankan realisme saintifik. Sebenarnya ini topik yang menarik, tapi apa daya kesehatan saya sedang terganggu. Salahkan flu yang hinggap tanpa permisi di atas. (-_-)

    ***

    Yah, begitulah.

    Jadi, dengan mata berkunang-kunang dan sedikit batuk (pileknya sudah pergi), saya menuliskan postingan ini. Mudah-mudahan saya bisa cukup sehat lagi dalam waktu dekat.

    *sniff*

    BTW, jangan-jangan saya jadi rada emosional belakangan ini gara-gara sakit. Tapi masa sih. πŸ˜†

     

    *kembali ke draft*

    *kok masih panjang banget ya* x(

    *pergi makan*

    Read Full Post »

    Older Posts »