• Beranda
  • License
  • More About Me…
  • Sitemap

sora-kun.weblog()

//returns stories, pictures, or anything else he’s working at :)

Pengumpan:
Tulisan
Komentar
« [nihongo-1] Kalimat Aktif Sederhana dalam Bahasa Jepang
Barang Wikimedia Lagi… »

[nihongo-2] Partikel ‘no’ dan ‘de’

Juli 13, 2007 oleh sora9n

Tulisan ini melanjutkan pembahasan tentang kalimat aktif sederhana di sini

 

Catatan:

Post-post lain tentang bahasa Jepang di blog ini bisa Anda temukan di halaman direktori nihongo.

 

First off…

 
Berbeda dengan bahasa Indonesia, bahasa Jepang tidak menggunakan imbuhan untuk membedakan subyek (S), predikat (P), obyek (O), dan keterangan (K). Dalam bahasa Jepang kita menentukan S, P, O, dan K dari partikel yang terdapat dalam kalimat.

Contoh dari pembahasan sebelumnya:

[JAP] Watashi wa CHOKOREETO wo taberu.

[INA] Oleh saya, coklat dimakan.

Di sini terlihat bahwa untuk subyek partikel penandanya adalah “wa” (atau “ga”); sedangkan untuk obyek penandanya adalah “wo”. Dengan demikian kita dapat membentuk kalimat aktif dasar berpola Subyek-Predikat-Obyek.

Bagaimana dengan keterangan?

Untuk fungsi keterangan, bahasa Jepang menggunakan beberapa partikel tambahan selain yang telah disebutkan. Post ini akan mengupas dua dari berbagai partikel keterangan tersebut — disusul beberapa lainnya di tulisan bagian 3, 4, dan 5.

 
Beberapa Partikel Keterangan yang Umum Dipakai

 
1. Partikel ‘no’ (の)

 
Secara umum, partikel ‘no’ memiliki dua fungsi, yaitu (1) menyatakan kepemilikan dan (2) menerangkan benda yang dimaksud. Contoh penggunaannya adalah seperti berikut:

 
(a) menyatakan kepemilikan
 

[JAP] Watashi no tokei
[JAP] 私の時計

-> “watashi” (私) = “saya”
-> “tokei” (時計) = “jam”

[INA] Jam milik saya

Perhatikan bahwa di sini posisi subyek (“saya”) dan benda (“jam”) bertukar, ketika diterjemahkan ke bahasa Indonesia. Prosesnya sendiri kurang-lebih sama dengan yang sudah dijelaskan sebelumnya.

Contoh lain…

[JAP] Okaa-san no kimono
[JAP] お母さんの着物

-> “okaa-san” (お母さん) = “ibu”
-> “kimono” (着物) = baju tradisional Jepang

[INA] Kimono milik Ibu

 
(b) menerangkan benda yang dimaksud
 

Dalam penggunaan yang ini, partikel ‘no’ bermakna mirip dengan kata “yang” di Bahasa Indonesia. Fungsinya adalah menjelaskan sesuatu benda secara detail.

Contoh:

[JAP] Ano hidari no e ga kirei desu.
[JAP] あの左の絵がきれいです。

-> “ano” (あの) = “itu”
-> “hidari” (左) = “kiri/sebelah kiri”
-> “e” (絵) = “lukisan”
-> “kirei” (きれい) = “cantik”

[INA1] Yang sebelah kiri, lukisannya cantik.
(literal)

[INA2] Lukisan yang sebelah kiri itu cantik.
(bentuk disesuaikan)

Contoh lain…

[JAP] Ichiban no eiyuu wa ULTRAMAN desu.
[JAP] 一番の英雄は ULTRAMAN です

-> “ichiban” (一番) = “terbaik/terhebat”
-> “eiyuu” (英雄) = “pahlawan”

[INA1] Yang terhebat, pahlawan, adalah ULTRAMAN.
(literal)

[INA2] Pahlawan terhebat adalah ULTRAMAN. (bentuk disesuaikan)

***

Berbagai penggunaan lain dari partikel ini bisa diturunkan dari dua fungsi di atas, walaupun terkadang agak kurang berterima dalam bahasa Indonesia.

E.g.

[JAP] kumo no ue
[JAP] 雲の上

-> “kumo” (雲) = “awan”
-> “ue” (上) = “atas”

[INA1] Atasnya awan

[INA2] Di atas awan
(bentuk disesuaikan)

……


2. Partikel ‘de’ (で)

 
Seperti halnya partikel ‘no’, partikel ‘de’ mempunyai dua fungsi umum. Yang pertama, menyatakan tempat; dan kedua, menyatakan cara.

 
(a) untuk menyatakan tempat

 
Maknanya kira-kira sama seperti kata “di” dalam Bahasa Indonesia. Penggunaan ini agak mirip dengan partikel ‘ni’ — akan tetapi, untuk saat ini, kita belum akan membahasnya.

Contoh penggunaan:

[JAP] Kissaten de hataraku.
[JAP] 喫茶店で働く

-> “Kissaten” (喫茶店) = “kafe”
-> “hataraku” (働く) = “bekerja”

[INA1] Di kafe, (saya) bekerja.

[INA2] Saya bekerja di kafe.
(bentuk disesuaikan)

[JAP] Asoko de matteta.
[JAP] 彼処で待ってた

-> “Asoko” (彼処) = “sana”
-> “matteta” (待ってた) = “menunggu” (bentuk lampau)

[INA1] Di sana, (saya) menunggu.

[INA2] Saya menunggu di sana. (disempurnakan)

 
(b) untuk menyatakan cara
 

Anda mungkin pernah menyatakan dalam bahasa Indonesia kalimat semacam ini:

[INA] Saya pergi menggunakan bis.

Dalam bahasa Inggris, kalimat tersebut bisa diterjemahkan sebagai berikut:

[ENG] I’m going by bus.

Bagaimana dalam bahasa Jepang?

Dalam Bahasa Jepang, kita bisa melakukan penerjemahan sebagai berikut:

[INA] Saya pergi menggunakan bis.

-> “saya” = “watashi” = 私
-> “pergi” = “iku” = 行く
-> “bus” = “BASU” = バス

[JAP] Watashi wa BASU de iku
[JAP] 私はバスで行く

Perhatikan bahwa di sini kalimat menggunakan pola Subyek-Keterangan-Predikat — sedikit mirip dengan pola Subyek-Obyek-Predikat pada tulisan mengenai kalimat aktif sederhana yang lalu.

Contoh lain,

[JAP] Ano hito wa hitori de ikiru.
[JAP] あの人は一人で生きる

-> “Ano hito” (あの人) = “orang itu”
-> “hitori” (一人) = “sendiri/seorang diri”
-> “ikiru = (生きる) “hidup/menjalani hidup”

[INA1] Orang itu sendirian menjalani hidup.

[INA2] Orang itu hidup sendiri. (bentuk disesuaikan)

***

Sebetulnya masih ada beberapa partikel lain yang juga berfungsi membentuk keterangan secara spesifik; meskipun begitu, penjelasan tersebut akan diberikan pada bagian selanjutnya dari tulisan ini. ;)

 

[bersambung ke bagian 3]

Like this:

Suka
Be the first to like this post.

Ditulis dalam J-stuffs, Nihongo | 81 Komentar

81 Tanggapan

  1. pada Juli 13, 2007 pada 7:11 pm Angel wannabe~

    *catet*

    Wuh, bersambung lagi? 8O


  2. pada Juli 13, 2007 pada 7:20 pm cK

    KEDUAXX!!!

    *kabur*

    mana greetingsnya?? cepat sora….kebelet mo praktekin nih huehehehe :mrgreen:


  3. pada Juli 13, 2007 pada 7:43 pm sora9n

    @ Angel wannabe~

    Lha, itu kan baru ngomongin “no” sama “de” doang…? Masih banyak yang ketinggalan, euy… :mrgreen:

    Ah, tapi bersambungnya nggak mesti beruntun kok. Paling disela sama post2 yang lain dulu. ;)

    :::::

    @ cK

    Kan udah dibilangin, greetings-nya dibahas habis yang ini… :P


  4. pada Juli 13, 2007 pada 8:22 pm p4ndu_Falen45

    Bentar sensei, belum selesai nulisnya…
    (Soalnya nulis di daun papyrus sih… :P )
    Ditunggu kelanjutannya.
    *Minum teh setelah selesai mencatat*


  5. pada Juli 13, 2007 pada 8:26 pm Rizma

    gimana cara biar bisa ngapal vocabnya biar lengket di otak Sora,,?? (kayanya yang ini blom bisa diterapin berhubung vocab list terbatas pisan~~)

    Kesel banget deh kalo udah diinget gara gara denger di anime, terus tiba tiba lupa,, jadi Sara yang inget gara gara Ma tanyain berkali kali,, :cry:


  6. pada Juli 14, 2007 pada 1:59 am jejakpena

    Graa… `sensei` banget penjelasannya ^^;
    Tambah semangat nih semuanya :D

    Ikut tambahin fungsi partikel `de` ya, menyatakan sebab.
    contoh :

    1. [JAP] Jishin de, biru ga taoreta.

    [ENG] Because of earthquake, a bulding collapsed.

    –> “jishin” = “gempa”
    –> “biru” = “gedung”
    –> “taoreta” = “roboh”

    2. [JAP] Byouki de, shigoto wo yasumimashita. *lirik yang lagi KP kerja * :P

    [ENG] Because of illness, I took a day off work.

    –> “byouki” = “sakit”
    –> “shigoto” = “pekerjaan”
    –> “yasumimashita” = “libur/cuti”

    Ditunggu part 3-nya Sora… :D

    @ Rizma
    Anak FK jago ngafal tuh Ma, ngafalin vocab jadiin saingan ngafal nama-nama tulang di anatomi atau nama penyakit atau apalagi lah yang fenuh itu… :mrgreen:

    Semangat ding, Mbak calon dokter :P
    *kabur sebelum ditimpuk Ma*


  7. pada Juli 14, 2007 pada 6:36 pm sora9n

    @ p4ndu_Falen45

    Hare genee pake papirus??? Kupipes™ dong. :mrgreen:

    :::::

    @ Rizma

    Ngapalin vocab? Nonton aja dorama sering-sering. Ntar juga nyambung kok sama omongannya dikit-dikit. ;)

    Contoh kata2 gampang yang bisa dipelajari dari sana misalnya “gomen”, “sumimasen”, “yoroshiku”, dkk. Kalau grammarnya udah dapet, ntar juga kata2 barunya masuk sendiri kok.

    BTW, yud1 punya post bagus + donlotan di blognya soal bahasa Jepang. Cobain aja, siapa tau membantu. :)

    http://yud1.csui04.net/?p=138

    :::::

    @ jejakpena

    Ah, ada ya? Baru tahu… ^^;;

    Thanks masukannya. :)

    -seperti yang bisa diharapkan dari seorang mahasiswi Universitas Fukui- xD xD

    Part 3-nya kayaknya nanti dulu sih… Beberapa orang udah request soal greetings, soalnya. Mungkin habis itu baru lanjutin soal partikel keterangan ini. (o_0)”\


  8. pada Juli 14, 2007 pada 7:05 pm Rizma

    @Hiruta
    sayangnya Ma bukan anak FK rata rata yang jago ngapal mati,, ada juga kalo di suruh ngapal, Ma mati,, :lol:
    Tapi ga tau deh inget masalah anatomi itu gimana ceritanya ya?? padahal ga diapalin lho,, :?

    @ Sora
    Siip!!! makasih Sora,, :D (ga ada senyum lebih gede lagi ya??)
    *klik*


  9. pada Juli 14, 2007 pada 7:06 pm Rizma

    Arrrrghhh lupa!!! Hiruta,, apaan itu mbak!!?!??!??!?!?!?
    *timpuk pake jellynya Hiruta*


  10. pada Juli 16, 2007 pada 4:01 pm saRe'

    *tunjuk jari pengen nanya*

    sensei, sara ga ngerti nih bedanya penggunaan ni dan de,.

    e itu artinya lukisan??????? ringkas sekali..

    ditunggu yang ke3, sensei :D :D


  11. pada Juli 16, 2007 pada 5:59 pm saRe'

    senseiiii~ nanya lagi..
    apa artinya “kimi no tame ni dekiru koto”,,
    arigatou, sensei,,

    *ditabok yang laen karena banyak nanya :lol: *


  12. pada Juli 17, 2007 pada 6:33 am sora9n

    @ sare’

    Partikel ‘ni’ itu lebih luas penggunaannya. Selain menyatakan tempat, bisa juga diterapkan buat menyatakan waktu, keadaan, dan juga buat membentuk kalimat pasif yang berbeda daripada pakai ‘wo’.

    Ntar di bagian tiga rencananya membahas partikel ‘ni’ kok. ;)

    e itu artinya lukisan??????? ringkas sekali..

    Iya, betul. Kamusnya ngomong gitu, soalnya… :mrgreen:

    senseiiii~ nanya lagi..
    apa artinya “kimi no tame ni dekiru koto”,,

    Heh? Lirik lagu ya? :?

    Kayaknya liriknya agak kepotong. Artinya kira-kira “hal yang bisa saya lakukan untuk kamu”.

    ~beneranLirikLaguNih :P


  13. pada Juli 25, 2007 pada 5:27 pm sipahi.oftheporte

    kalo gak salah, pernah pake ‘aitsu’ ya?
    wah kasar banget tuuh, sekasar ‘baka’..
    coba deh ngomong sama orang jepang pake kotoba kayak begitu, cemberut dah orangnya

    ah kata siapa?
    ore-sama yang bilang


  14. pada Juli 26, 2007 pada 6:52 pm sora9n

    @ sipahi.oftheporte

    “aitsu” nggak kasar banget kok. Itu pengganti untuk “ano hito”, cuma sifatnya lebih santai dan informal. Kata itu lumayan sering dipakai di berbagai anime dan dorama.

    Welah, sekarang pakai ore-sama lagi. Sadar Mas… :P


  15. pada Agustus 30, 2007 pada 4:11 pm FITRI

    Hai…Konnichiwa.
    Hajimemashite, watashi wa Fitri desu. Boku mo nihongo o benkyoushimasu.
    Aaa…koko wa omoshiroi desu ne! Sora-kun wa dochira desu ka?boku mo hoshii NIhon e ikimasu. Mainichi nihongo o benkyoushimasu.

    EMm..pertama kali buka web ini langsung tertarik nich…

    Douzo yoroshiku onegaishimasu


  16. pada September 22, 2007 pada 3:20 pm Struktur Dasar untuk Bahasa Jepang (informal) (3) « sora-kun.weblog()

    [...] Struktur Dasar (1) – kalimat aktif sederhana Struktur Dasar (2) – partikel ‘no’ dan ‘de’ [...]


  17. pada September 24, 2007 pada 12:13 pm Y_zh!

    konnichiwa,
    hajimemashite,yeshi desu.
    mada wakarimasen.demo,sankashitai desu.douzo yoroushiku


  18. pada Oktober 8, 2007 pada 10:52 am D_Cy

    konnichiwa…..
    hajimemashite DC to moushimasu….
    watashi, daigaku de nihingo wo benkyou shite imasu. mou dai 5 gakki desu. ima ronbun no tema wo sagashite imasu. komatta desu.
    sora-kun wa “tokoro e to tokoro wo” no joshi shitte imasu ka.
    watashi ni setsumei shite itadakemasen ka.
    doumo arigatou gozaimashita


  19. pada Oktober 31, 2007 pada 1:32 pm sophie

    tolongin dong…..
    aku perlu cerita pendek berbahasa jepang untuk keperluan sekolahku. Bisa sih aku nyari-nyari ditoko buku tapi males. Ada yang bisa bantu aku nggak? Maafin ya atas kemalasanku ini..abis males banget…pergi kesekolah aja aku malas. aduh maaf sekali lagi…..


  20. pada Desember 26, 2007 pada 10:33 am chiba87

    hajimemashite
    Watashi wa Rangga desu

    Waaaaaaaaaaaaah ternyata ada juga yang buat blog tentang bahasa jepang aku nemuinnnnnnnnnnnn ini blog waktu cari2 cerita berbahasa jepang tapi yang pake hiragana dulu karena ku baru belajar……………………..

    douzoyoroshiku onegaishimasu

    Ganbatte kudasai sensei……………….


  21. pada Februari 6, 2008 pada 9:17 pm sofyan

    minta cerita bahasa jepang donk


  22. pada Maret 2, 2008 pada 1:41 pm kiseki

    sumimasen sensei, mohon tanya, apa si bedanya de sama san de? * alx nton di MS*


  23. pada Maret 2, 2008 pada 9:17 pm sora9n

    @ kiseki

    “san de” itu maksudnya apa ya? ^^;; Soalnya setahu saya partikel “de” biasanya berdiri sendiri. Sedangkan akhiran “-san” biasanya digunakan buat menyebut nama orang… (o_0)”\

    BTW, contoh kalimatnya kayak gimana?


  24. pada Maret 3, 2008 pada 2:33 pm kiseki

    gomen nasai………………..
    contoh nya kyk gini
    wktu nton music station tu, host nya yg cwe blang”kat-tun de, lips desu, dozoo(maaf klo tulisan nya salah) trus kalo san de tu ” hamasaki ayumi san de bla….. bla… bla.. ( maap klo memusingkan) yoroshku oneigashimasu doumo arigatoo1000X


  25. pada Maret 4, 2008 pada 8:47 am sora9n

    @ kiseki

    Oh, itu… maksudnya yang pertama: “kat-tun de”, artinya sesuatu yang dilakukan oleh kat-tun. “lips” mungkin nama programnya, “douzo” artinya “silakan”

    Kalau terjemahan kasarnya sih, “LIPS, oleh kat-tun. Dipersilakan…”

    Yang kedua, itu sama aja. Cuma subyeknya Hamasaki Ayumi-san. Jadi namanya Hamasaki Ayumi ditambah partikel -san (buat menambah kesopanan). ^^

    Terjemahan kasarnya kira-kira, “Oleh Hamasaki Ayumi, blablabla…”


  26. pada Maret 4, 2008 pada 2:33 pm kiseki

    soo des ka………. wakarimastha…… arigatou gozaimastha. . .oiya sensei sora, tanya lagi dunk……. kiseki tu arti nya keajaiban y? trus ni kalimat yg bener yg mana? ore wa chokkoreto wo taberu ato ore ga chokoreto wo taberu? *sambil mikir*…….. jgn bosen sensei klo ore tanya terus…. hehe^^. . alx q jg brbagi informasi ke tmen”. dumo arigato


  27. pada Maret 4, 2008 pada 2:54 pm p4ndu_454kura

    @ atas
    Bukan ‘wakarimastha’, tapi ‘wakarimashita’ atau ‘wakarimasu’. Trus yang bener itu ‘arigatou gozaimashita’. Abjad Jepang nggak ada ‘tha’. :)


  28. pada Maret 4, 2008 pada 3:22 pm kiseki

    ooooo…… gitu ya… maklum de…… bru bljr……… sumimasen nee


  29. pada Maret 5, 2008 pada 12:48 pm grace

    grahhh…! *garuk2 pala*
    rasanya saya kaya udah tau banyak vocab..
    tapi wktu dgr org ngmg jepang panjang…tetep aja ga ngertii….
    tasukete kudasai….
    *bener ga?*
    sora, dulu awal belajar drmana sih?


  30. pada Maret 5, 2008 pada 12:53 pm sora9n

    @ grace

    *bener ga?*

    Bener kok. ^^

    Kalo vocab sih sering-sering aja denger lagu. Ntar juga nyerap kok kata-katanya. Lebih bagus kalo ada kamus elektronik, jadi kata2 baru bisa langsung ditanyain artinya. ;)

    *saya sih belajarnya gitu*


  31. pada Maret 5, 2008 pada 6:26 pm kiseki

    oiya sora, artinya “namidairo” tu ap? “namida” kn air mata trus “iro” tu sbg ap? cma kata pnghubung ato ada artinya?


  32. pada Maret 6, 2008 pada 10:44 am sora9n

    “Iro” itu ada dua arti. Yang pertama “warna”, yang kedua “kekasih”. Kanjinya beda sih antara dua kata tsb. (o_0)”\


  33. pada Maret 7, 2008 pada 12:41 pm kiseki

    klo ngmongin kanji jd pusing…. hmpir mirip sma tlisan mandarin……..


  34. pada Maret 7, 2008 pada 2:53 pm kiseki

    oiya sora, ada pembahasan yg baru lgi gak? tnntang partikel”?


  35. pada Maret 7, 2008 pada 6:15 pm sora9n

    @ kiseki

    Lha, kanji itu kan memang huruf Cina yang diadopsi sama Jepang. Bukannya mirip; itu memang sama. :)

    Soal update kategori ‘nihongo’, coba cek di [halaman indeks] . Daftar semua postnya ada di situ. ^^


  36. pada Maret 9, 2008 pada 12:44 pm kiseki

    ooo….. pantesan aj…. d skul jg bljr mndrin^^… tp pngucapannya yg bda…. oya sensei sora, partikel wa sama ga itu sama y? yg bner yg mn “anata wa” atau “anata ga”?


  37. pada Maret 9, 2008 pada 1:17 pm sora9n

    @ kiseki

    Sebetulnya agak panjang, tapi saya singkat aja. Dua partikel itu memang mirip banget sih, dan penggunaannya (terkesan) bisa dipertukarkan. Tapi intinya,

    (1) ‘wa’ dipakai untuk penanda topik pembicaraan. Atau umum juga untuk menyatakan sesuatu hal.

    e.g.

    “watashi wa Sora desu”
    “watashi wa basu de iku” (contoh di atas)

    (2) ‘ga’ dipakai untuk penanda subyek, di mana subyek bukan merupakan topik utama.

    e.g.

    “Pan wa watashi ga taberu”
    –> topik utama: pan (roti)
    –> subyek: watashi (saya)

    “watashi wa ano hito ga suki”
    –> topik utama: watashi (saya)
    –> subyek: ano hito (orang itu)

    …

    Lebih lengkap di link2 berikut:

    http://www.ic.u-tokyo.ac.jp/japanese/b01_04_e.html
    http://nihongo.anthonet.com/difference-between-wa-and-ga/

    Tapi kalau buat sehari-hari sih, dikit-dikit ketuker rasanya nggak terlalu masalah. Masih bisa dingertiin lah, IMHO. ^^


  38. pada Maret 9, 2008 pada 3:11 pm kiseki

    wah……. doumo arigato gozaimasu… udh mnjawab prtnyaan q yg bnyk….. huehehehe^^


  39. pada Maret 9, 2008 pada 3:13 pm kiseki

    wadohhh.. ga ngrti… coz pke bhs ing…


  40. pada Maret 11, 2008 pada 8:33 am Isur

    Ohayo gosaimazu, Sensei Sora….

    Hajimemasite.
    Watashi wa suryati desu.
    Dozo yoroshiku onengaishimasu.

    Asyiknya ada temen chat bahasa jepang.
    Btw aku sedang cari kaset bahasa jepang (pelajaran) dimana ya bisa belinya. Ada yang tahu…

    Domo arigato gosaimasu.


  41. pada Maret 14, 2008 pada 12:50 pm kiseki

    im back……. oiya sensei sora, bahas dunk ttg partikel “MO”


  42. pada Mei 8, 2008 pada 9:38 am maulidin nur taka

    ohayou gozaimashita sensei,
    watashi wa maulidin nur taka desu
    yoroshiku onegai shimasu…!!

    sensei jouzu banget nih…!! bisa les privat ga…!! terus tahu ga caranya supaya bisa pengen belajar bahasa Jepang dengan mudah…!! (walaupun di dunia ini ga ada yg mudah)…!! ada tips-tips yg bagus selain harus sering berkomunikasi dengan bahasa Jepang…!!
    oh ya sensei makasih atas ilmu-ilmunya nih jadinya tambah semangat aja nih…!!


  43. pada Mei 14, 2008 pada 8:42 pm ephee

    hajimemashite sensei Sora!!!!
    Watashi wa ephee desu
    Dozoyoroshiku…..

    Btw selain bahasa Inggris, ternyata Bahasa Jepangna Keren Bgt


  44. pada Mei 17, 2008 pada 3:15 pm safirsyifa

    bahasa inggris sora-sama kerenn..
    bahasa jepangnya juga..

    klo bole tau, sora-sama kuliah dimana ya??
    habis, ada yang hubungannya IT-IT lagi..

    wah, sora-sama serbabisa ya.. :D


  45. pada Mei 17, 2008 pada 11:18 pm sora9n

    @ safirsyifa

    Walah, sekarang dipanggil sora-sama… xD

    *nambah lagi nick-nya*

    Ah, terima kasih pujiannya. ^^ Tempat kuliah saya… well, anggaplah di satu atau lain tempat di Indonesia ini. ^^;;

    habis, ada yang hubungannya IT-IT lagi..

    Saya bukan mahasiswa jurusan IT atau sebangsanya kok. Teknik sih, cuma bidangnya bukan itu. (o_0)”\


  46. pada Mei 18, 2008 pada 12:51 am 》P®《

    [OOT]
    Lagi-lagi dianggap TI. :lol:
    Saya dulu pernah baca pengakuannya kuliah dimana, tapi baca dimana ya? (-___-)a
    *inget-inget*


  47. pada Mei 18, 2008 pada 8:35 pm ephee

    Sora sensei, waktu aq baca buku ttg bahasa jepang, kok di ditu ditulis bahwa partikel “no” itu menyatakan/artinya (untuk). seperti ini contohnya

    Asashi Shinbun no Kisha

    Bener????


  48. pada Mei 18, 2008 pada 10:25 pm sora9n

    @ ephee

    Bisa juga kok untuk menyatakan “untuk”. ^^

    Sebenernya sih, prinsipnya sama-sama menerangkan milik. Cuma penggunaan yang satu itu, “milik”-nya sebagai sesuatu yang berupa pemberian.

    Contoh:

    “Kimi no uta” –>

    arti (1) “your song”

    arti (2) “song for you” (from me)

    Kurang lebih begitu sih. (o_0)”\


  49. pada September 20, 2008 pada 6:28 am AjHaY~

    sora-kun gwe ga pake nick fajar aria yo, ne panggilan gwe …. hehehehe bener jg,

    arigatou gozaimasu!!


  50. pada September 23, 2008 pada 6:05 pm ayura

    Hajimemashite….

    watashi wa ayu desu.
    Douzo Yoroshiku…

    watashi wa nihongo ga suki desu.

    Soal kalimat yang sora kun buat ” Watashi wa CHOKOREETO wo taberu.” bisa juga kan diterjemahkan “saya makan coklat” menurut sora kun gimana????


  51. pada September 23, 2008 pada 7:49 pm sora9n

    @ ayura

    Ah, yoroshiku. :)

    Soal kalimat yang sora kun buat ” Watashi wa CHOKOREETO wo taberu.” bisa juga kan diterjemahkan “saya makan coklat” menurut sora kun gimana????

    Memang artinya itu. ^^

    Penerjemahan saya di atas sengaja dibalik, soalnya menyesuaikan kata-per-kata di bahasa aslinya. Kurang lebih sbb:

    [1] “Watashi” => “saya”

    + wa

    [2] “CHOKOREETO” => “coklat”

    + wo

    [3] “taberu” => “makan”

    Terjemahan:

    [INA1] “Oleh saya, coklat dimakan.”
    -> (1, 2, 3)
    -> (sesuai urutan)

    [INA2] “Saya makan coklat.”
    -> (1, 3, 2)
    -> (susunan yang berbeda, makna sama)

    Kurang lebih begitu. :)


  52. pada November 4, 2008 pada 7:09 pm rusdy

    mas sora mo tanya nih, bedanya nande, nani ga, nani ka. nani gatta, na no (bener gak ya?), nanda yo, dan nani yo itu apa?

    makasih, sorry kalo kebanyakan dan oot :)


  53. pada November 5, 2008 pada 10:20 am Neneng

    Hajimemashite,
    watashi wa Neneng desu.
    Mainichi,watashi wa nihongo o benkyo shimasu.
    Dozoo yoroshiku
    Hai,Dewa mata


  54. pada November 5, 2008 pada 6:55 pm sora9n

    @ rusdy

    Perbedaannya kurang lebih sbb:

    nande = kenapa

    nani ga… = apa yang…
    –> (biasanya ada lanjutannya)

    nanika = sesuatu

    nani ga atta = ada apa
    –> (bentuk lampau/past tense)

    na no = akhiran untuk bertanya, mirip dengan “ka”
    –> (contoh: “sou na no?”)

    nanda yo? = apaan tuh?
    –> (ini terjemahan Indonesia gaul :lol: )

    nani yo? = sama dengan “nanda yo”

    Semoga membantu. ^^

    :::::

    @ neneng

    Hai, kochira koso. Douzo yoroshiku. :)


  55. pada Januari 28, 2009 pada 11:22 pm leera

    sensei aku mau nanya…
    kalau gedung itu milik saya
    bahasa jepangnya…
    Ano tatemono wa watashino ya?
    Benar gak? Aku bingung nih belajar kata sifat (ga), milik (no), dan tempat/cara (de).


  56. pada Januari 29, 2009 pada 7:50 pm sora9n

    ^

    kalau gedung itu milik saya
    bahasa jepangnya…
    Ano tatemono wa watashino ya?

    Begitu juga bisa. Tapi umumnya ditambahkan ‘desu’ untuk menegaskan. (o_0)”\

    I.e.:

    Ano tatemono wa watashi no desu.

    = “Gedung itu milik saya”

    Tapi ada juga kalimat yang lebih nggak ribet untuk menyatakan kepemilikan, yakni:

    Are wa watashi no tatemono desu.

    = “Itu gedung milik saya”.

    Kurang lebih begitu. ^^


  57. pada Januari 29, 2009 pada 7:58 pm sora9n

    Ada yang ketinggalan. :P

    Benar gak? Aku bingung nih belajar kata sifat (ga), milik (no), dan tempat/cara (de).

    Sebenarnya, untuk kata sifat, bukan tergantung pada ‘ga’. Partikel ‘ga’ fungsinya untuk menyatakan penunjuk.

    Jadi formatnya:

    “(saya) ga (mengerjakan sesuatu)”

    “(saya) ga (kata sifat)”

    “(saya) ga (kata benda)”

    Kalau kata sifat, umumnya dengan akhiran -i. Misalnya “kawaii”, “yasui”, “nikui”, dan sebagainya. :)


  58. pada Februari 2, 2009 pada 10:47 pm leera

    arigato, sensei…


  59. pada Februari 2, 2009 pada 10:52 pm leera

    Maaf Sora, gimana sih biar bisa
    tau banyak kosakata dlm bhs jpg?
    Harus dihafal atau himana?
    Kalo ngafalin satu-satu kan ribet juga?
    Mohon bantuannya…
    Arigato gozaimasu


  60. pada Februari 3, 2009 pada 1:21 am Ando-kun

    Wah…. sora-sensei bener2 TOP BGT nih.
    Meluangkan banyak waktu untuk mendidik anak bangsa belajar bahasa Jepang. salut…. salut……
    ところでどこに住んでいるの?未だにまだ日本に居るの?


  61. pada Februari 3, 2009 pada 7:47 pm sora9n

    @ leera

    Soal kosakata, sebaiknya dimulai dengan banyak dengar lagu. Atau nonton film. IMHO anime sama dorama bisa jadi media yang lumayan.

    Saya sendiri banyak berkembangnya lewat lagu (sering download di kampus). Setiap kali ada kosakata baru, langsung ditanya ke kamus, atau cari terjemahan lagunya di internet. ;)

    :::::

    @ Ando-kun

    Ah, terima kasih. Sebenarnya ini cuma proyek sambil iseng aja, kok. ^^a

    (sekalian menyuburkan free culture movement juga) :P

    ところでどこに住んでいるの?未だにまだ日本に居るの?

    いいえ、 今私は Bandung に住みます。 日本へ未だ旅しません。 ^^;;


  62. pada Februari 3, 2009 pada 8:31 pm Ando-kun

    バンドンなの?俺の後輩じゃないだろうか?
    バンドン工科大学の生徒じゃないの?upppsss…. 秘密はばれちゃった。 ハハハ。。。。


  63. pada Februari 3, 2009 pada 9:22 pm sora9n

    ^

    Huss… top secret! :mrgreen:


  64. pada Februari 3, 2009 pada 9:56 pm lambrtz

    *OOT*

    (sekalian menyuburkan free culture movement juga)

    Hmm..sebenarnya ada pengalaman (bukan saya sih) menarik tentang ini. Mungkin kapan-kapan saya bikin postingan ini tentang ini. :)

    *sudah pake mungkin, kapan-kapan lagi*


  65. pada Februari 3, 2009 pada 10:10 pm Ando-kun

    Hmm..sebenarnya ada pengalaman (bukan saya sih) menarik tentang ini. Mungkin kapan-kapan saya bikin postingan ini tentang ini. :)

    *sudah pake mungkin, kapan-kapan lagi*

    Udah itu pengalaman orang lain lagi

    *semakin bias dari pembicaraan*


  66. pada Februari 4, 2009 pada 9:53 pm leera

    sora-kun, maaf saya banyak nanya nih.

    di atas kan ada penjelasan:
    [INA] Saya pergi menggunakan bis.
    [JAP] Watashi wa BASU de iku

    bisa g kalo dibuat seperti:
    Watashi ga iku de basu…


  67. pada Februari 5, 2009 pada 6:55 pm sora9n

    ^

    Ah, nggak papa. Saya juga lagi nggak sibuk, kok. ^^;

    di atas kan ada penjelasan:
    [INA] Saya pergi menggunakan bis.
    [JAP] Watashi wa BASU de iku

    bisa g kalo dibuat seperti:
    Watashi ga iku de basu…

    Setahu saya sih, itu terbalik. Sebab formula dasarnya memiliki bentuk sbb:

    [sesuatu] de [kata kerja]

    =

    “BASU” de “IKU”
    –> “pergi dengan bis”

    “BA” de “HATARAKU”
    –> “bekerja di bar”

    dst.

    Kalau “iku de basu”, hasilnya agak kurang nyambung. Kalau dipaksa terjemahkan sih bisa — tapi jadinya agak aneh. (“saya bis dengan pergi”) ^^a

    Kurang lebih begitu. :)


  68. pada Februari 10, 2009 pada 11:26 am Knowvie

    moshi-moshi sora-kun

    mau nanya dunk he2x….

    artinya “Boku wa Ren?” apaan ci?

    makaci ya ^_^


  69. pada Mei 21, 2009 pada 6:12 pm hinatajrockstar_smk07 Mks

    Sora~kun punya FB,ya?
    Kasi tw donk nama FBnya!!
    Siapa tw lwt FB sy bisa belajar lbh byk dgn chatting ama Sora~kun!!!Sora~kun suka J-Rocks???Suka band JEpang apa????


  70. pada September 7, 2009 pada 10:33 am RinDy kira

    Moshi-moshi
    aHayou Gozamasu..

    Aqw buta jepun nui….
    Lead BLog Nui jdi tertarik bget,,,,

    Arigatou gozaimasu..


  71. pada Oktober 7, 2009 pada 12:21 pm tokaishi ayu

    konnichiwa sensei watashi wa tokaishi desu bleh ikutan belajar bahasa jepang ga??? waktu sma dlu aku dah belajar sih tapi mungkin karena belajarnya rada g serius jd g bisa2 jadinya sekarang aku nyesel banget deh huweeeeeee


  72. pada Oktober 7, 2009 pada 12:27 pm tokaishi ayu

    eh ea maaf,, td ad yang lupa aku mo nanya gimana sih cara belajar bahasa jepang supaya cepet bisa apakah aku harus kaiwa no renshuu trus menerus to 9mn? 9mn kl aku ngomong ma orang jepang nya az kali???

    kasih sarannya donk


  73. pada Oktober 8, 2009 pada 12:03 pm kaoru-kun

    aku datang lagi dg membawa masalah, sora(ku)n yang paling sabar membimbing
    *sambil menyerahkan bingkisan*

    Ehem,
    *smakin pede*
    Sebelum tanya, ada masukan ni,

    -untuk pronoun. .
    wai: aku
    Nanji: kamu

    -pernah aku baca tentang pertanyaan bedanya ga dan wa, keduanya beda sih, penjelasannya simpel kq,
    Misal,

    Pertanyaan 1

    -kamu siapa?
    +aku kaoru

    Pertanyaan 2

    -siapa kaoru?
    +aku kaoru

    .sekarang. Jika pertanyaan 1 dijawab ‘kaoru’ saja, bisa kah? Bisa.
    Pertanyaan 2 dijawab ‘aku’ saja, bisa kah? Bisa.

    -siapa kamu?
    +kaoru
    -siapa kaoru?
    +aku

    Kalo diubah
    -siapa (nama)kamu?
    +boku wa kaoru da.
    -siapa kaoru?
    +boku ga kaoru da.

    Kesimpulannya,.
    S+ga/wa+O
    Ga jika S yang ingin disampaikan
    Wa jika O yang ingin disampaikan.
    . .(kalimat ‘siapa kaoru?’ kalo bingung, diganti ‘kaoru yang mana?’)

    . .atau, mudahnya, ketemu ‘ga’ maka ditambah -lah saat menterjemahkan ke indonesia.
    akulah kaoru. .

    Tidak sebatas itu sih, contoh lain, yang make kalimat biasa,

    Ano hidari no e ga kirei desu.
    diartikan
    Lukisan yang sebelah kiri-lah, yang bagus.

    boku wa ame o taberu. onii-san ga kau desu. . .

    Tapi, .ini cuma teori ku, .menurut sora gimana?
    Karena jika diapply ke bentuk negatif., akan sangat kontras terjemahannya. .

    Sora wa ando no purin o tabenai.
    Sora tidak makan pudingnya Ando

    Sora ga ando no purin o tabenai.
    Bukan Sora yang memakan pudingnya Ando.

    . .ya. ..kurasa begitu. .

    . .dan maksud kedatangan ku. . ,ada sedikit rintangan ni. .
    a. bedanya -naide dan -nakute, aku dah setres niw.
    b. Ada petunjuk kecil ga? membedakan ru-verb, dgn u-verb yg berakhiran -ru. . .seperti , kiru.
    *selain dari kanji nya*

    email: heartkreuzz@rocketmail.com,
    Tapi kalo dijawab di sini juga ok, biar orang yg senasib dg ku, bisa tertolong sekalian. . .

    Sora-kun wa isogashiku nai da ka?
    . .ja ne.


  74. pada Oktober 9, 2009 pada 8:13 pm sora9n

    @ tokaishi ayu

    Silakan, dengan senang hati. :)

    eh ea maaf,, td ad yang lupa aku mo nanya gimana sih cara belajar bahasa jepang supaya cepet bisa apakah aku harus kaiwa no renshuu trus menerus to 9mn? 9mn kl aku ngomong ma orang jepang nya az kali???

    Sebenarnya memang paling bagus kalau ada sparring partner/rekan diskusi bahasa Jepang. Tapi kalau tidak ada, bisa juga lewat nonton anime/dorama dan dengerin lagu2 Jepang. Sedikit banyak bisa menyerap kosakata & grammar juga dari situ.

    Lebih bagus lagi kalo nontonnya disertai kamus elektronik — jadi kalau ada kata2 baru yg tidak mengerti, bisa langsung dicek artinya. ^^

    :::::

    @ kaoru-kun

    Kesimpulannya,.
    S+ga/wa+O
    Ga jika S yang ingin disampaikan
    Wa jika O yang ingin disampaikan.

    Lho, soal ini kan udah saya bahas di [komentar yang ini]. Coba dibaca lagi. :mrgreen:

    AFAIK ‘wa’ adalah penanda pokok perhatian. Kalau kita hendak menyampaikan sesuatu tentang X, maka bentuk formulanya adalah “X wa…”

    Apabila polanya [S+wa+O], berarti S yang menjadi pokok bahasan/hal yang ingin disampaikan.

    Tapi, .ini cuma teori ku, .menurut sora gimana?
    Karena jika diapply ke bentuk negatif., akan sangat kontras terjemahannya. .

    Sora wa ando no purin o tabenai.
    Sora tidak makan pudingnya Ando

    Sora ga ando no purin o tabenai.
    Bukan Sora yang memakan pudingnya Ando.

    Kalau yang jadi pokok bahasannya “pudingnya Ando”, susunan kalimatnya dibalik — jadi “Ando no purin wa… dst”

    Contoh:

    [JAP] Ando no purin wa Sora ga tabenai
    [INA] Pudingnya Ando tidak dimakan oleh Sora

    Kalau pokok bahasannya Sora, jadinya “Sora wa… dst.”

    [JAP] Sora wa Ando no purin o tabenai
    [INA] Sora tidak makan pudingnya Ando

    Tergantung kita mau menjadikan pokok bahasannya apa, maka itulah yang ditempeli oleh ‘wa’. Kurang lebih seperti itu. ^^

    * * *

    . .dan maksud kedatangan ku. . ,ada sedikit rintangan ni. .
    a. bedanya -naide dan -nakute, aku dah setres niw.

    -naide itu imbuhan yang menyatakan perintah “jangan”. Misal: “nakanaide” = “jangan menangis”, “iwanaide” = “jangan katakan”, dst.

    Sedangkan -nakute adalah bentuk -te dari -nai. Bentuk ini dipakai kalau kita hendak menyambung antar klausa.

    Misal:

    [JAP] Okane ga nakute, kore wa mondai da.
    [INA] (Saya) tak ada uang, gawat ini.

    [JAP] Setsunakute, demo ii yo ne.
    [INA] Rasanya menyakitkan, tapi tak mengapa

    Tips: kata-kata sifat yang berakhiran -i bisa diubah jadi bentuk -te dengan menambahkan -kute. Misalnya “samishii” => “samishikute”,
    “utsukushii” = “utsukushikute”, dsb. Jadi tidak terpaku pada -nai saja. ^^v

    b. Ada petunjuk kecil ga? membedakan ru-verb, dgn u-verb yg berakhiran -ru. . .seperti , kiru.
    *selain dari kanji nya*

    Lha… kalau berakhiran -ru, sudah pasti itu ru-verb. Nggak mungkin u-verb tapi berakhiran -ru. ^^;;

    Kalau berakhiran -u, baru itu u-verb betulan.

    Contoh:

    taberu => ru-verb
    mamoru => ru-verb

    iu => u-verb
    au => u-verb

    Kurang lebih seperti itu. Semoga membantu. :)


  75. pada Januari 12, 2010 pada 9:22 am Ankokushin Rei

    uuaah….keren!!! Ohayo gozaimasu, sora-sensei! anak baru nih! boku wa rei desu. dozo yoroshiku! tanya donk, ironna apa artinya ya?


  76. pada Januari 21, 2010 pada 7:51 am wahidin

    keren juga bisa bahsa jepang,ternyata banyak jiuga yang tertarik sama nihongo ini bkupikir ga` ada yang suka lagi sama nihongo. oh yh ada FACEBOOK KUMPULAN PENCINTA BAHASA JEPANG ga`?


  77. pada Februari 18, 2010 pada 2:34 pm thiwi

    wah… ok banget bisa ngerti b. japang disini….


  78. pada Agustus 8, 2010 pada 7:43 pm ajenk

    thx y…
    membantu banget buat tugas kul…


  79. pada September 15, 2010 pada 3:46 pm yusuf

    mas sorakun aku ingin tahu bagaimana bisa TABERU=makan berubah menjadi TABEMASU ? tolong penjelasannya.Dan tolong jelasin juga present tense ,past tense ,present continous dll buat bahasa jepang .soalnya aku penasaran sekali dengan itu .

    arigatou gozaimasu


  80. pada September 15, 2010 pada 10:47 pm sora9n

    ^

    Mengenai perubahan bentuk -masu dan past tense sudah pernah dibahas di dua tulisan sbb:

    [nihongo 7b - Bentuk -masu dalam Bahasa Jepang]

    [nihongo 8 - Kata Kerja Bentuk Lampau]

    Semoga membantu. :)


  81. pada Desember 15, 2010 pada 9:49 pm kasiyan iyan

    nihon go hanashimaso



Komentar ditutup.

  • About Me

    sora9n

    NOTICE:
    This blog is now discontinued. The author has moved to new address: [here]

    [guestbook entries]
  • Disclaimer


    This blog is personal property which is publicized. Readers are free to copy, republish, and distribute the content as long as the source is mentioned.

    [more on license page]

  • People visited this blog:

    • 668,017 times
  • My Picture Gallery

    -=-=-=-=-=-=-=-
    .: Gallery's Main Page :.
    -=-=-=-=-=-=-=-

  • Categories

  • Top Posts

    • Beberapa Kalimat Sapaan dalam Bahasa Jepang
    • [nihongo-7] Pengelompokan Kata Kerja dalam Bahasa Jepang
    • [nihongo-1] Kalimat Aktif Sederhana dalam Bahasa Jepang
    • Direktori 'Nihongo' @ sora-kun.weblog()
    • [nihongo-2] Partikel 'no' dan 'de'
  • Recent Posts

    • Akhir Sebuah Perjalanan (alias: Balada Pindah Alamat)
    • Current Playlist 2010.10.01: World Music Edition
    • Kartu Lebaran 1431 H
    • Grandpa’s Old Typewriter
    • [nihongo] Berkenalan dengan Huruf Kanji
  • Archives

  • Metadata for This Site

    • Daftar
    • Masuk log
    • RSS Entri
    • RSS Komentar
    • WordPress.com

Blog pada WordPress.com.

Tema: MistyLook oleh Sadish.


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 83 pengikut lainnya.

Powered by WordPress.com