
Oh man, oh man, oh man… =_=!
Kemarin, saya lagi blogwalking ke tempatnya mas ini dan nemu kumpulan foto ini di sana. Sebetulnya saya sudah membaca sekilas tentang cederanya Eduardo da Silva tersebut di The Cannon hari Senin lalu. Meskipun begitu, saya baru benar-benar sadar betapa parahnya cedera yang dialami oleh striker Kroasia tersebut… terutama setelah melihat foto-foto yang merekam terjadinya sang tackling ‘maut’. =_=!
Buat yang penasaran sama fotonya, silakan cek sendiri. I’m not uploading ‘em.
…
…
Hmm, saya jadi teringat pada tulisan saya yang dulu soal nomor punggung ‘9′ di Arsenal. Konon, para pemakai nomor tersebut jarang yang bertahan lama di klub tersebut — beberapa bahkan punya masalah tersendiri selama memperkuat Arsenal.
Nicolas Anelka — kisruh dengan Marc Overmars dan Dennis Bergkamp, kasus kontrak bawah tangan dengan Real Madrid. (1999)
Davor Suker — cuma bertahan setahun, dan gagal mengeksekusi tendangan penalti di final Piala UEFA. (2000)
Francis Jeffers — cadangan selamanya, akhirnya pindah. (2001-2004)
Jose Antonio Reyes — bertahan dua tahun, kemudian tidak betah dan dipinjamkan ke Real Madrid. (2004-2006)
Julio Baptista — hasil barter dengan Reyes ke Real Madrid; cuma bertahan setahun. (2006-2007)
Eduardo Da Silva — kena tackle parah, patah kaki dan terpaksa absen selama 9 bulan. (2008)
(keterangan dari Arsenal.com: istirahat 6 bulan, latihan ringan 3 bulan, sehingga total absen 9 bulan)
…
…
…Benarkah kutukan? Ah, mudah-mudahan cuma kebetulan. ^^;;
tapi kebetulan sendiri selalu menarik untuk dibicarakan … ya kan pak?
Turut berduka atas kondisi Da Silva. Semoga kutukan nomor 9 tidak menghampirinya.
BTW, kelihatannya nomor 9 akan jadi nomor yang dihindari di Arsenal.
He-eh. Luwarr biyasa!
@ isnan chudori
Yup. Saking menariknya malah, sampai-sampai saya tergoda mengangkatnya jadi post di blog.
:::::
@ p4ndu_454kura
Nomor 9? Sejak tahun 1999, para pemegangnya memang sial terus. Ada yang berantem sama rekan setim, jadi cadangan abadi, dibenci fans, atau malah sekadar numpang lewat.
Sialnya, begitu ada pemain yang bagus + nggak neko-neko, malah kena cedera parah. Pegimana™ ini?
:::::
@ Kopral Geddoe
Apanya yang luwarr biyasa™, nih? Cederanya, tekelnya, kutukannya, atau timnya?
Ah, kasihan timnas Kroasia…
Denger2 si Taylor sampai diancam mo dibunuh…
BTW, Sou, kbetulan lg ngomongin bola, km punya klub dalam negeri favorit? Kalo punya alasannya apa? (hometown klub, or pemain idola maen disana, misalnya…)
Pengen tau aja…
@ jensen99
Tim dalam negeri? Nggak ada rasanya. Satu-satunya tim yang saya ngefans cuma Arsenal aja tuh. ^^
Cederanya yang luwarr biyasaâ„¢, boss…
Udah denger kabar terbaru, kan? Katanya da Silva nggak perlu amputasi berkat kerja cepat fisioterapi Arsenal.
Tenang saja mas Sora. Arsenal mungkin sedang menyimpan karma. Buktinya bisa menang lawan Milan. Benar-benar penguasa San Siro nih.
Eh? Istirahatnya 9 bulan ternyata?
Di kelas saya video dan foto Eduardo da Silva lagi marak-maraknya… diputar beberapa kali di proyektor. Kecelakaan yang mengerikan.
(meski saya ngga ngikutin bola)
@ oddworld
Hohoho! Itu kemenangan bersejarah Mas…
Nggak tiap hari lho sepasukan anak muda bisa menumbangkan juara Eropa di kandang lawan.
:::::
@ Xaliber von Reginhild
Lha? Eduardo jadi populer, gitu? ^^;;
Iya, kecelakaannya ’sadis’. Kakinya sampai bener-bener copot begitu engselnya.
tapi ada untungnya juga….
dengan ini eduardo menjadi salah satu pemain yang dicintai fans sepakbola khususnya arsenal
walaupun dicintai gara2 kasihan….
terima kasih telah mampir ke blog saya………
blog anda keren banget……
saya harus belajar banyak sama anda…..
salam dari newbie blogger…..
@ akbarindonesia
Salam juga, makasih udah main ke blog ini. ^^
Yah, kesan “kasihan”-nya emang terasa sih. Sayang juga, padahal dia udah bikin beberapa gol musim ini, tapi malah kena cedera.
BTW, blognya mas hit-nya gede kok. Pas kemaren soal foto Eduardo, bukannya sempet jadi peringkat #1 di top-10 dashboard? ^^;;