“Butuh puluhan tahun untuk menunggu kepala berbakat seperti itu muncul ke dunia. Dan hanya butuh beberapa detik untuk memisahkan kepala cerdas itu dari tubuhnya…”–Joseph Louis Lagrange,
menanggapi hukuman pancung atas Antoine Lavoisier
Sekian abad lalu, Lavoisier dihukum mati atas dakwaan mengkhianati revolusi Perancis. Tapi, sampai kini kita menghargai karya beliau — dan hukum kesetimbangan massa masih muncul di buku kimia SMA kita.
Apakah karya Lavoisier ikut mati bersamaan ketika pisau guillotine memapas lehernya? Tentu saja tidak. Dosen kimia saya pada waktu tingkat I akan berkata bahwa Teori Kesetimbangan Massa itu masih valid dan diakui sampai sekarang.
“Matahari dan bintang-bintang itu diam; Bumi itulah yang bergerak, Osiander! Publikasikan gagasan ini, dan bersiaplah dikutuk!”–Nicolaus Copernicus,
pada sahabatnya, Andreas Osiander, pada tahun terakhir hidupnya
Copernicus menjelaskan bahwa bumi berputar mengelilingi matahari dengan sembunyi-sembunyi. Ketika ia meninggal, ia mewariskan kata-kata di atas pada sang sahabat.
Osiander-lah yang pada akhirnya memberi pengantar pada karya besar Copernicus, De Revolutionibus Orbium Coelestium, setelah meninggalnya sang ilmuwan. Copernicus meninggal, kita semua tahu. Tetapi, gagasannya akan teori heliosentris tak lantas mati ketika tubuhnya berkalang tanah — kecuali, mungkin, untuk beberapa orang di masa kini.
“Hukuman untuk orang-orang cerdas yang tak mau berpolitik adalah diperintah oleh orang bodoh.”–Plato,
tentang apatisme berpolitik
Makanya, jangan diam! Suarakan pendapat kalian! Ketika kalian yang tahu apa yang baik tetapi cuek, itulah saatnya kaum-kaum yang berpikiran picik, sempit dan bodoh memerintah kalian.
Bukankah kalian semua tahu akan semangat ini?
“Kami semua adalah Yahya”–Demo warga Palestina,
ketika Yahya Ayyash tewas terbunuh, 1996
Warga Palestina berduka tahun 1996, dan seratus ribu orang menghadiri pemakaman Sarjana Elektro tersebut. Apa makna dari seorang hero?
Bukan untuk dikagumi, diingat-ingat, atau dibuatkan arca — tetapi dikenang perjuangannya, dipahami pemikirannya, dan dipelajari apa yang baik darinya.
“Hal terbaik yang bisa kita perbuat dalam hidup adalah memanfaatkannya, sedemikian hingga manfaat itu bisa tetap ada setelahnya.”–William James,
Filosof dan Psikolog Amerika
Maka, sempatkanlah dalam hidup yang singkat ini — semangat untuk memperbaiki diri, niat untuk belajar, dan juga hati yang tulus untuk menjadikan hidup yang lebih baik. Dan ingatlah selalu untuk mengingatkan segala keburukan di sekitar kita. Mungkin setelah hidup kita berakhir kita tak bisa berbuat; tetapi paling tidak pikiran kita masih bisa berlanjut.
…
…
Dan akhirnya,
“Sebuah kisah tidak berakhir ketika pengarangnya menutup buku”–Rachel Scott[1]
sekitar tahun 2001
Tidak ada cerita yang pernah betul-betul berakhir. Ide dalam buku tersebut selalu terbuka untuk diterjemahkan, dipersepsi, digali, atau malah dilanjutkan kembali di kemudian hari. Sherlock Holmes pernah mati, dan kemudian dihidupkan lagi, bukan? Begitu pula Fox Mulder. Atau ada contoh lain lagi?
Ide yang besar takkan pernah berakhir, selama masih ada yang mempelajarinya.
…
…
…
…
…
Mungkin inilah pertama kalinya saya mengirim trackback ke blog beliau.
Selamat jalan, Wadehel. Semoga kami bisa mengambil esensi perjuangan ente dan jadi lebih baik lagi…
.
.
Footnotes:
[1] Dia ini karakter ciptaan saya sendiri.
……
*)
Kutipan di atas diambil dari berbagai sumber.
**)
Silakan wiki nama tokoh2 yang ditulis, soalnya repot nulisin link-nya satu-satu ^^
***)
Tulisan ini dibuat sebelum munculnya blog yang satu ini, dan murni merupakan pendapat pribadi.
Kirain Ma dibikin guat promosi blog baru,,
Ma suka deh cara Sora bikin postnya,, keren dan artistik (bener ga ya nge-deskripsiinnya,,?)
Karakter ciptaan sendiri?? Sora bikin buku??
Hukum kekekalan energy….hmmmm….dia ga pernah mati, dia cuman menadi lebih baik dan lebih matang..;)
Ah, memang kalau masalah begini, contohnya mesti Copernicus (kalau nggak, Galileo)!
Sora, kamu coba menyodorkan diri jadi penulis naskah pidato politik…
saya yakin akan mantap-tap-tap….
Wadehel “mungkin” sudah mati, tapi idenya (yang juga banyak disuarakan oleh orang lain dgn cara berbeda) tetap masih hidup. Saya lebih senang pada konsep “pemujaan ide” daripada “pemujaan sosok”. Walaupun kata “pemujaan” itu sendiri bisa berkonotasi negatif.
Tapi ini mungkin masih ciri kita : penyodoran ide oleh seseorang dengan cara yang “lain” lebih membuat orang itu dikenal daripada idenya.
satu lagi :
death of the blogger(s)
kaget juga, wah penerusnya semakin banyak, copernicus-coppernicus baru, semoga perjuangannya lebih punya greget deh!
Posting paling bagus (bagi gw) menanggapi keputusan Teguh mengakhiri tokoh Wadehel
Salut!
Khas Sora penyajiannya… bahasanya itu,
Kata-katanya tandas, tapi maknanya tidak tuntas di selesainya itu…
Anyway, mari berbuat dan bersuara semampu yang kita bisa, sekemampuan yang kita punya, dan ingat saja kita tidak sendiri
Benarlah, sosok yang melegenda diingat bukan karena kematiannya, tapi kerja yang dilakukan selama hidupnya …
@ Nirwana
i think so
Ternyata banyak yang suka cara nulisnya Sora,,
(harusnya telunjuknya yang lebih panjang!!)
@ Rizma Adlia
Nggak kok, ini ditulisnya sebelum omg muncul.
Buku? Bukan ah. Ada deh…
Saya juga heran lho, kenapa yang terjadi sebaliknya.
:::::
@ Evy
Buat matengin air bisa, Bu.
:::::
@ Geddoe
:::::
@ fertobhades
Hoalah… terlalu berlebihan ah Mas…
Sekadar menyuarakan pendapat aja kok.
Kedengarannya seperti meninggikan secara ad hominem gitu… -lho, ada gitu-
Mungkin karena kita dari dulu memang terpaku pada figur. Bung Karno, Bung Hatta, dll juga lebih mudah diingat namanya daripada sejarahnya, IMO…
:::::
@ peyek
Amin, Pak.
:::::
@ Nirwana | jejakpena
Eeh, makasih….
*jadi nggak enak sendiri dibilangin kayak gitu*
Halah, halah…
Kukira intermezzo atau trivia. tahunya….
Benar, revolusioner atau tokoh besar akan dihargai ketika ia tidak berada lagi di dunia fana ini.
Tapi sedih juga ya, Shan In,, nunggu mati baru terkenal,, ga sempet berasa seleb dong?
Hohohohoho,,
bagus bagus…*manggut manggut sok ngerti*
pengen nih bisa ky gini..itu quote2 nya emg sngaja nyari ato sora-kun udh tau dr dulu??
salut2…
@@ ga sempet berasa seleb dong?
ya kali2 aja di dunia org mati mreka mendadak jadi lebih femes…*ngasal*
Keren!!
@ Death Berry
Lah, memangnya bagian mananya yang kelihatan seperti intermezzo/trivia? (o_0)”\
:::::
@ Master Li
Betul, makanya jangan berharap untuk dikenang…
(Shan-in juga, kalau segera mati nanti tenarnya cepet lho…
)
:::::
@ Rizma Adlia
Wadehel nggak tuh. Hidup jadi seleb, mati malah terkenal juga. Omaigat sekarang hit-nya 1000-an lho. :O
:::::
@ 9racehime
Sebagian besar udah tau duluan sih. Kecuali yang dari William James, itu baru dicariin lewat wikiquote
Ya iyalah… kan katanya orang2 yang sudah meninggal mengamati kita dari atas sana… *halah gayanya
*
:::::
@ manusiasuper
Makasih Mas.
[...] yakin, sekarang dia sedang cari format baru kalo gak lagi sibuk nyari toga buat wisuda. Seperti komentar dokter evy, hukum kekekalan energi ide: hanya berubah wujud ke bentuk yang lebih baik, matang dan membangun. [...]
[...] dengan kematian w a d e h e l, mungkin. Diantara segelintir orang yang mengetahui kebenaran yang ‘pahit / [...]
[...] menimbulkan rasa haru. Terlebih setelah mas mansup, mas anto, mbak cK, mbak Evy, Kang Roffi, Bung sora dan teman yang lain menuliskannya dalam bentuk [...]
wdhl sensasi